Cegah Tawuran, Satpol PP Surabaya Kunjungi Sekolah Berikan Edukasi ke Pelajar SMP dan SMA

26 September 2022, 10:05 WIB
Satpol PP Surabaya kunjungi sekolah untuk edukasi pelajar SMP, SMA demi cegah tawuran. /Pemkot Surabaya

MEDIA JAWA TIMUR - Program Sahabat Satpol PP Goes to School mulai digalakkan kepada para pelajar di SMP dan SMA untuk mencegah banyaknya tawuran remaja.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya Eddy Christijanto di Surabaya pada Senin 26 September 2022, menyampaikan beberapa hal terkait hal tersebut.

Dirinya menyampaikan bahwa program itu menyasar para pelajar SMP dan SMA dengan tujuan sebagai upaya pemkot untuk mencegah terjadinya tawuran antar remaja.

Baca Juga: Wakil Wali Kota Surabaya Angkat Bicara Terkait Tawuran Remaja di Kota Pahlawan yang Melibatkan Perguruan Silat

"Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pelajar, khususnya dalam upaya perlindungan terhadap anak sekaligus menciptakan ketentraman dan ketertiban di Kota Pahlawan," katanya yang dikutip Mediajwatimur.com dari Antara.

Eddy menjelaskan, pihak Satpol PP Surabaya terjun langsung ke setiap sekolah untuk memberikan sosialisasi kepada para siswa.

Sosialisasi yang diselenggarakan pihak Satpol PP Surabaya yakni terkait dengan peraturan yang berlaku dan kegiatan negatif yang dapat berpotensi melanggar hukum.

Baca Juga: Festival Pasar Kaget di Malang Oktober 2022 Ada Vierratale, Coldiac hingga Yura Yunita, Ini Info Tiketnya!

"Kami menyampaikan sosialisasi terkait dengan pemahaman mereka terhadap peraturan, kami menyampaikan dengan cara yang fun and games karena tujuannya supaya mereka paham," ucapnya.

Selain memberikan edukasi melalui program Sahabat Satpol PP Goes to School, pihaknya juga rutin melakukan patroli gabungan untuk mencegah terjadinya tawuran.

Patroli gabungan yang diikuti sekitar 20 personel tersebut terdiri dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan dan Dinas Sosial.

Baca Juga: Polres Malang Beri Himbauan Pada Suporter Arema Untuk Tak Percaya Berita Hoaks di Medsos

Eddy mengatakan, pihaknya telah memetakan titik-titik wilayah yang memiliki potensi menjadi tempat para remaja melakukan perilaku tawuran.

Titik tersebut yakni Jl. Indrapura, Jl. Dupak, Jl. Tanjung Sari, Jl. Banyu Urip, Jl. Kedungdoro, Jl. Diponegoro. Selaun itu, Jl. Wonorejo.

Terdapat juga beberapa jalan lain yakni Jl. Kenjeran, Jl. Kedung Cowek, Jl. Pogot, Jl. Wonokusumo, Jl. Kaliondo, Jl. Kapasan hingga Jalan Undaan Surabaya.

Baca Juga: Kejuaraan Karapan Sapi Piala Bupati Probolinggo 2022 Siap Diselenggarakan, Bukti Virus PMK Berakhir

Sebelumnya, tawuran antar remaja sempat terjadi di Kota Pahlawan terjadi di Jalan Upa Jiwa, Ngagel, Wonokromo, Surabaya pada Kamis 22 September 2022.

Akibat dari tawuran tersebut, seorang pemuda berinisial RKP yang berusia 17 tahun warga Ploso, Tambaksari mengalami luka memar pada paha sebelah kanan

Selanjutnya, pemuda dengan inisial MIF warga Tambak sumur, Waru, Sidoarjo yang juga berusia 17 tahun mengalami lebam pada mata sebelah kiri serta sejumlah luka lainnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni Untuk 7 Keluarga di Tanggulangin Sidoarjo

Tawuran kembali terjadi di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, pada Minggu 25 September 2022 dini hari yang juga melibatkan sejumlah remaja di kota tersebut.

Kali ini remaja yang terlibat tawuran dari dua perguruan silat yakni perguruan silat Kera Sakti dan Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT).

Atas ulah kedua perguruan silat tersebut, dua warga Surabaya menjadi korban serta mengalami luka di kepala akibat lemparan batu.***

Editor: Yuliana Kristianti

Tags

Terkini

Terpopuler