Putri Mako Resmi Menikah dengan Teman Kuliah, Tak Gunakan Kimono Seperti Bangsawan Biasanya

26 Oktober 2021, 16:06 WIB
Putri Mako melambaikan tangan dari dalam mobil kepada orang-orang di pinggir jalan yang mengucapkan selamat atas pernikahannya. /KYODO/REUTERS

MEDIA JAWA TIMUR - Putri Mako akhirnya resmi menikah dengan teman kuliahnya bernama Kei Komuro. Pernikahan mereka menjadi sorotan publik karena perbedaan status sosial di antara keduanya.

Putri Mako pun melepas status kekaisaran dan menjadi Mako Komuro di bawah daftar keluarga suaminya.

Kei Komuro sendiri bekerja di firma hukum, sehingga diperkirakan Mako akan pindah ke New York mengikutinya.

Baca Juga: BLACKPINK Angkat Suara untuk Bumi dan Lingkungan: Generasi Kita Harus Bersatu

Dalam pernikahannya, Mako tidak mengenakan Kimono dan tak mengikat rambut bergaya kuno seperti putri bangsawan biasanya.

Beberapa jam sebelum Mako dan Komuro dijadwalkan untuk mengadakan konferensi pers di sebuah hotel di Tokyo, petugas polisi bersiaga tinggi dan melakukan patroli lalu lintas untuk menangkal gangguan atau protes.

Diketahui bahwa pernikahan keduanya sempat ditunda bertahun-tahun karena ketidakpuasan publik atas perselisihan keuangan yang melibatkan ibu Komuro.

Baca Juga: Joe Biden Akan Bela Taiwan Jika China Menyerbu, Kini AS Berusaha Tahan Kemarahan Beijing

Dilansir Mediajawatimur.com dari Japan Times pada 26 Oktober 2021, sekitar 100 anggota media serta sekelompok simpatisan berkumpul di depan kediaman kekaisaran di Perkebunan Akasaka.

Mereka berharap dapat melihat sekilas sang putri pergi setelah pernikahan pasangan itu didaftarkan.

Saat mereka tiba di hotel untuk mengadakan konferensi pers, Mako membuka jendela dan melambai pada orang-orang yang berkumpul. Orang-orang di sana meneriakkan ucapan selamat kepada keduanya dari pinggir jalan.

Baca Juga: Apple Terima Tekanan Dari Pemerintah China Soal Data Pengguna, Ada Apa?

"Senang untuk Putri Mako meskipun saya tidak bisa melihatnya dengan gaya rambut kuno yang indah," kata salah satu orang di sana.

Biasanya, pengantin kerajaan mengenakan kimono dan mengikat rambut mereka dengan gaya kuno yang diperuntukkan bagi wanita bangsawan.

Namun, ritual seperti itu diabaikan dalam pernikahan Mako dan Komuro karena kemarahan publik seputar perselisihan keuangan antara ibu Komuro dan mantan tunangannya.

Baca Juga: Sambut Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Api Olimpiade Telah Tiba Di China

Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno juga mengucapkan selamat kepada pengantin baru pada konferensi pers hari ini.

"Saya ingin menyampaikan harapan terbaik saya untuk kebahagiaan dan kemakmuran yang lebih besar selama bertahun-tahun kepada keluarga kekaisaran," katanya.***

Editor: Yuliana Kristianti

Sumber: Japan Times

Tags

Terkini

Terpopuler